Polda Metro Jaya Sebut 234 Polisi Korban Kerusuhan 22 Mei

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 17:23 WIB
Polda Metro Jaya Sebut 234 Polisi Korban Kerusuhan 22 Mei Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya menyatakan ada 234 anggota polisi menjadi korban dalam pengamanan aksi 21-22 Mei lalu yang diwarnai kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan jumlah itu berdasarkan pendataan atas korban dari Polri dalam kerusuhan.

Selain anggota polisi yang menjadi korban, Polda Metro mendata sejumlah kerusakan bangunan akibat kerusuhan tersebut.


"Dari polisi ada 234 anggota Polri yang jadi korban dan ada kerusakan bangunan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/6).

Rincian data Polda Metro untuk kerusakan akibat kerusuhan antara lain asrama Brimob di Petamburan, pos polisi sektor Sabang, sektor Cut Mutia, sektor Slipi Jaya serta ada tiga ruko terbakar di Petamburan, Jakarta Barat.

"Kendaraan (yang dirusak) yaitu ada 15 buah di asrama Petamburan, kemudian ada 29 roda empat rusak sedang dan rusak parah, ada dua bus Brimob dibakar, dua bus Brimob di usak, dua truk Brimob dirusak dan satu truk Rubicon Brimob dirusak, juga satu Toyota Rush dinas Brimob dirusak ini yang di daerah Palmerah," tutur Argo.

Sebelumnya, kepolisian telah menetapkan 447 tersangka dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei. Sebagian besar berperan sebagai koordinator lapangan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya masih mendalami peran ratusan orang tersebut. Polisi pun membaginya menjadi dua bagian.

Bagian pertama atau lapisan 1-2 merupakan aktor intelektual dan penyandang dana. Bagian kedua atau lapisan 3-4 merupakan pelaku kerusuhan dan koordinator lapangan.

"(Status) Tersangka, ada 447 orang. Ini masih dibagi layer atau lapisannya, sebagian besar di layer tiga sampai empat yaitu pelaku dan koordinator lapangan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (4/6). (dis/wis)