Hal itu dikatakan Jokowi di sela penyerahan 3.000 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat, di GOR Tridharma Petrokimia Gresik.
Jokowi mengakui banyak hal yang harus dievaluasi dari penyelenggaraan PPDB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanyakan ke Mendikbud detailnya," kata Jokowi.
Peristiwa itu terjadi usai Jokowi menghadiri akad nikah putri dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di area Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Kamis, (20/6).
Saat Jokowi hendak memasuki mobil, tiba-tiba dari arah warga terdengar teriakan pria. Ia berteriak menyampaikan keluhannya tentang sistem zonasi PPDB jenjang SMP tahun ini.
"Pak Jokowi, tolong revisi Permendikbud 51, anak saya enggak bisa sekolah negeri," ujar pria itu menembus kerumunan warga yang hendak bersalaman dengan Jokowi.
"Keputusannya, PPDB ditutup. Kami akan konsolidasi dengan kementerian mengenai tuntutan wali murid. Dihentikan sementara mulai siang ini," ujar Hudiyono, Rabu (19/6).
Penghentian itu menyusul protes dari calon orang tua murid yang kesulitan mendaftarkan anaknya, terutama untuk jenjang SMK/SMA. Namun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka kembali sistem PPDB, Kamis (20/6).
[Gambas:Video CNN] (frd/ugo)