Ma'ruf Amin Beri 'Sinyal' Hanif Kembali Jadi Menaker

CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 00:19 WIB
Ma'ruf Amin Beri 'Sinyal' Hanif Kembali Jadi Menaker Calon wakil presiden terpilih, Ma'ruf Amin. (Foto: CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden terpilih, Ma'ruf Amin, memberi sinyal bakal mempertahankan Hanif Dhakiri di posisi Menteri Kenagakerjaan dalam kabinet selanjutnya.

Ma'ruf memberi sinyal saat bicara dalam acara halal bi halal di kantor PBNU, Jakarta, Senin (24/6) malam.

Ma'ruf mengatakan kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, bahwa Kementerian Ketenagakerjaan adalah pos penting.


"Pak Muhaimin yang sudah merintis. Dilanjutkan oleh Pak Hanif," ucap Ma'ruf.



Ma'ruf kemudian mengatakan dirinya belum tahu siapa yang akan mengisi posisi menteri ketenagakerjaan di kabinet selanjutnya. Dia menyampaikan itu dengan nada bercanda.

"Saya tidak tahu nanti dilanjutkan oleh siapa. Mudah mudahan saja (lanjut)," ucap Ma'ruf disambut tawa oleh pengurus dan santri NU yang hadir dalam acara.

Hanif, yang juga hadir dalam acara, hanya tersenyum menanggapi ucapan Ma'ruf tersebut. Usai acara halal bi halal, Hanif enggan bicara banyak soal kemungkinan dirinya kembali menjabat sebagai menteri ketenagakerjaan.

"Kalau itu hak prerogatif Pak Presiden Jokowi," kata Hanif.



Hanif tidak menjawab tegas apakah dirinya sudah bicara dengan Jokowi perihal kemungkinan kembali menjadi menteri ketenagakerjaan.

"Tanya ke Ketum saya ya," kata Hanif.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku sudah menyerahkan daftar nama kadernya untuk dijadikan menteri. Dia mengklim daftar nama itu sudah diserahkan kepada Jokowi.

Jumlah nama yang disetor tidak tanggung-tanggung. Muhaimin atau Cak Imin menyerahkan 20 nama kader PKB untuk dijadikan menteri oleh Jokowi.



Ia mengaku dari 20 nama tersebut tidak termasuk namanya. Meski demikian, Cak Imin mengaku siap jika nantinya ia diberi amanah sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu berharap Jokowi bisa memilih 10 nama yang ia sodorkan.

"Ya kita berharap seperti itu, tapi terserah beliau. Kita menyerahkan pada beliau. Kalau doa 10 (nama), namanya juga doa. Tapi semua terserah beliau," tutur Cak Imin.

[Gambas:Video CNN] (bmw/agr)