Menurut Anies, musim kering turut memberi dampak pada kualitas udara di Jakarta, seiring bertambahnya volume kendaraan.
"Kita akan menghadapi musim kering dan musim kering ini telah berkontribusi terhadap bagaimana kondisi kualitas udara di Jakarta," kata Anies di Balai Kota, Selasa (2/7).
Anies mengatakan volume kendaraan yang banyak juga berdampak pada kualitas udara di Jakarta. Karena itu, Anies meminta kepada masyrakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra) |
Anies juga meminta masyarakat untuk melakukan uji emisi serta mendorong BUMD mengintegrasikan kendaraan umum. Cara itu dinilai ampuh membantu membenahi polusi di udara di Ibu Kota.
"Nanti ada beberapa langkah lain. Kalau sudah matang baru nanti kita umumkan. Dalam jangka pendek kita mengajak warga semua lebih banyak menggunakan kendaraan umum daripada pribadi karena cuaca panas ini akan terus terjadi," tutup dia.
Sebelumnya, situs pengukuran udara airvisual.com menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota dengan kualitas udara paling buruk atau berstatus Very Unhealthy pada 25 Juni.
"Sedangkan, standar yang digunakan di Indonesia dalam Kepmen LH Nomor KEP-45/MENLH/10/1997 Tentang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mengatur hanya standar partikel debu PM 10," kata Andono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/6).
[Gambas:Video CNN] (ctr/gil)
Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra)