"Ya dibuka (penjaringan), wartawan mau daftar juga boleh. Nanti kita buka," kata Doni saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (12/7) malam.
Doni menyebut, BNPB akan seterbuka mungkin menjaring nama-nama calon pengganti Sutopo. Namun Doni mengakui, tentu akan sulit mencari pengganti sosok Sutopo yang memiliki kemampuan yang tinggi, baik dalam hal kebencanaan maupun komunikasi dengan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BNPB, Doni Monardo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
BNPB, kata dia, akan lahir orang-orang yang berkemampuan sama seperti Sutopo di masa depan. Ia pun mengatakan hanya waktu yang bisa menjawab.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, menghembuskan nafas terakhir di Guangzhou, China, Minggu (7/7).
Pria kelahiran Boyolali pada 1969 itu wafat setelah berjuang cukup lama melawan kanker paru-paru yang menggerogoti kesehatannya. Kabar tersebut membawa duka mendalam bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Sutopo dimakamkan di tanah kelahirannya, dengan upacara militer khas BNPB, dengan para peserta dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) Boyolali.
Kepala BNPB, Doni Monardo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)