Pasangan Inses di Bulukumba Jadi Buronan Polisi

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 19:12 WIB
Pasangan Inses di Bulukumba Jadi Buronan Polisi Ilustrasi. (MorgueFile/earl53)
Makassar, CNN Indonesia -- Pasangan sekandung seorang pria berinisial AM (32) yang menikahi adik kandungnya berinisial Fi (21), warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, ditetapkan sebagai buronan oleh polisi.

Polres Bulukumba menetapkan keduanya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah dilaporkan kasus perzinahan oleh Hervina, istri sah AM, awal Juli lalu. Polres Bulukumba menggandeng Polda Sulsel mengusut kasus yang tidak biasa ini.

"Dua bersaudara ini warga Bulukumba menikah di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 23 Juni lalu. Mereka kita tetapkan sebagai DPO," kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Sulsel, AKP Berry Juana Putra yang dikonfirmasi siang ini, Jumat, (12/7).


AM yang sehari-harinya adalah petani rumput laut di Bulukumba itu diam-diam menikahi adik kandungnya sendiri.

Keduanya tidak menikah di kampung halamannya di Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulsel melainkan di Balikpapan, daerah yang semula jadi tujuan perantauannya bersama adik kandungnya itu. Kasus ini membuat AM meninggalkan satu anak dan istrinya, Hervina di kampung.

Pernikahan sedarah ini mencuat setelah Hervina melaporkan suaminya itu ke Polres Bulukumba. Hervina mengetahui suaminya menikah berdasarkan informasi dari kerabatnya.

"Hingga saat ini telah diperiksa empat orang saksi. Diantaranya Hervina selaku pelapor. Yang bersangkutan menyerahkan bukti foto pernikahannya sendiri dengan AM dan video pernikahan AM dan adiknya di Balikpapan itu. Juga ada bukti Kartu Keluarga yang memastikan kalau Ansar dan perempuan Fi itu saudara kandung," kata Berry.

Berry menuturkan polisi masih mendalami kasus dugaan perzinahan ini dan belum menyelidiki kasus dugaan pemalsuan dokumen untuk kepentingan pernikahan itu.

Dikatakan Berry reaksi keluarga di Kabupaten Bulukumba khususnya di Desa Salemba asal AM dan Fi, terpantau aman dan tidak terjadi keributan antar keluarga.

Hanya saja, lanjut Berry, keluarga Ansar dan Fi itu yakni orang tua dan saudara-saudaranya telah mengeluarkan surat pernyataan bahwa AM dan Fi tidak lagi diakui sebagai anak dan sebagai saudara. Dan tidak akan diterima lagi jika kembali ke Bulukumba.

[Gambas:Video CNN] (svh/wis)