BNPB: Latihan Simulasi Bencana Dimulai dari Tingkat Keluarga

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Sabtu, 03/08/2019 21:28 WIB
BNPB: Latihan Simulasi Bencana Dimulai dari Tingkat Keluarga Warga yang mengungsi akibat gempa Banten. (Foto: PERDIANSYAH / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) Letjen Doni Monardo menegaskan pentingnya latihan simulasi bencana ke seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, hal itu harus dimulai dari tingkat yang paling bawah, yakni keluarga.

"Latihan dan simulasi bencana harus sampai menyentuh tingkat paling bawah, yaitu tingkat keluarga. Termasuk juga kepada anak anak sekolah sekolah," ucapnya saat meninjau lokasi dampak gempa di Desa Panjang Jaya, Pandeglang, Sabtu (3/8).

Lebih lanjut, Doni mengatakan bahwa latihan seperti itu harus diinisiasi oleh pemerintah daerah setempat dan menjadi sebuah kewajiban rutin. Bagaimana pun, kata Doni, gempa dan tsunami merupakan peristiwa berulang yang sewaktu waktu dapat muncul kapan saja, tanpa ada yang bisa memprediksi kapan datangnya.


"Perlu kesiap-siagaan tidak hanya dalam teori, tapi juga praktek," tambahnya, dalam siaran pers.

Pada 12 - 14 Agustus mendatang BNPB berencana melaksanakan Ekspedisi Destana (Desa Tangguh Bencana) di sepanjang pantai selatan Jawa, melintasi kawasan Pandeglang, Serang dan Cilegon.

Dalam kegiatan itu, Doni mengajak semua unsur masyarakat berpartisipasi melakukan simulasi dan latihan.

"Kami akan libatkan masyarakat secara luas," ujar Egy Massadiah, selaku Staf Khusus Kepala BNPB.


[Gambas:Video CNN] (agn/fea)