"Paket itu kan terdiri dari empat parpol plus satu (anggota) DPD. Nah tentu empat parpol itu usulannya yang berkembang dalam pembicaraan koalisi ya paket dari koalisi," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/8).
Airlangga memastikan empat partai yang masuk dalam paket pimpinan MPR ini merupakan anggota koalisi Jokowi-Ma'ruf. Diketahui, partai koalisi Jokowi-Ma'ruf yang lolos ke DPR antara lain, PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NasDem, dan PPP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat disinggung soal kemungkinan PPP yang tak masuk dalam paket pimpinan MPR dari koalisi Jokowi-Ma'ruf, mengingat perolehan suara yang kecil, Airlangga tak menjawab tegas. Ia hanya menyebut ada posisi lain yang bisa diisi PPP, seperti alat kelengkapan dewan.
"Ya nanti kan, di DPR itu kan banyak, ada AKD, banyak yang bisa dikembangkan," tuturnya.
Pimpinan MPR dipilih dari dan oleh anggota MPR dalam satu paket yang bersifat tetap. Bakal calon pimpinan MPR berasal dari fraksi dan/atau kelompok anggota disampaikan di dalam sidang paripurna.
Masing-masing fraksi dan anggota kelompok dapat mengajukan satu orang bakal calon pimpinan MPR.
[Gambas:Video CNN] (fra/osc)