"Berdasarkan pantauan Tim Apuy, satu titik api di hutan Gunung Ciremai belum padam hingga sore tadi (12/8), pukul 17.00 WIB. Titik api teridentifikasi berlokasi di sebelah atas Blok Sanghiyang Rangka, jalur pendakian Apuy," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan keterbatasan itu, pihaknya sudah berhasil memadamkan dua titik api.
Kawasan puncak Gunung Ciremai. (Fazad Iskandar) |
Dalam operasi pemadaman ini, Agus menyebut Pos Komando (Posko) Palutungan juga melakukan pengiriman logistik secara estafet untuk tim pos taktis lapangan di Blok Sanghiyang Ropoh dan tambahan personel lapangan.
Tak hanya itu, Agus menyebut dukungan dari udara diberikan lewat pengerahan helikopter jenis Bell 412 yang mampu membawa 4.000 liter air. Namun, operasionalnya masih terhambat cuaca buruk.
Helikopter, katanya, akan kembali dioperasikan pada Selasa (13/8) pukul 08.00 - 11.00 WIB dengan memperhatikan faktor cuaca.
Diketahui, personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan TNGC sebanyak 125 orang. Itu terdiri dari 70 orang di lapangan dan 45 orang di Posko Palutungan.
Plt Kapusdatin BNPB Agus Wibowo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Mulanya, kebakaran itu terlihat di blok Gua Walet, puncak Gunung Ciremai, Kelurahan Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Asap termonitor pada Rabu (7/8) pukul 15.10 WIB dari wilayah Argalingga, Kabupaten Majalengka.
[Gambas:Video CNN]
(arh/arh/gil)
Kawasan puncak Gunung Ciremai. (Fazad
Plt Kapusdatin BNPB Agus Wibowo. (