Senior Vice President Bank Mandiri Rohan Hafas menegaskan bahwa berita yang dituliskan dalam portal berita online tersebut tidak akurat dan tidak memiliki dasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs itu disebutnya menyebarkan berita hoaks soal kerugian dan kebangkrutan Bank Mandiri. Ia menyayangkan hal tersebut karena dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap bank itu.
Pihaknya mengklaim sebagai salah satu institusi bank nasional terbesar dengan nasabah sekitar 30juta orang atau hampir 10 persen total penduduk di Indonesia.
Oleh sebab itu, Rohan melaporkan kasus tersebut agar tidak meresahkan publik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan Bank Mandiri dan akan melakukan penyelidikan.
"Sudah kami terima laporannya dan kami lakukan penyelidikan. Nanti kami klarifikasi terlapor seperti apa dan saksi-saksi lain, serta barang buktinya seperti apa," kata Argo.
(mjo/arh)