Pemprov DKI Ungkap Jalan Terkena Pelebaran Trotoar Jilid II

CNN Indonesia | Sabtu, 17/08/2019 01:09 WIB
Pemprov DKI Ungkap Jalan Terkena Pelebaran Trotoar Jilid II Proyek revitalisasi trotoar di kawasan Kemang, Jakarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengajukan anggaran program revitalisasi trotoar di Jakarta untuk Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2020.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan anggaran yang diusulkan ke Komisi D DPRD DKI Jakarta untuk revitalisasi trotoar ialah sebesar Rp300 miliar.

"Iya kita usulkan untuk anggaran ke depannya Rp300 miliar," kata Hari kepada CNNIndonesia.com, Jumat (16/8).


Hari menjelaskan revitalisasi dilakukan di sejumlah titik. Pertama revitalisasi di kawasan Jakarta Pusat ialah di Jalan Ir. H. Juanda, Tomang Raya, Jalan Penjernihan, Jalan Cideng Barat/Timur, Jalan Diponegoro, Karet Pasar Baru Timur 5 dan Bendungan Hilir.

"Untuk Jakarta Timur trotoar yang direvitalisasi ialah di Dewi Sartika, Matraman Raya. Kemudian Jakarta Utara ada di Jalan RE Martadinata," ujar dia.

Selanjutnya kawasan yang diusulkan untuk revitalisasi trotoar di Jakarta Barat ada di Jalan Tubagus Angke. Sementara itu, Jakarta Selatan juga merupakan kawasan yang banyak program pembenahan trotoar.

"Ada di Jalan Sahardjo, Darmawangsa Raya, Darmawangsa III, Darmawangsa I, Setia Budi Raya, Jalan Wijaya II, Jalan Pati Unus dan Jalan Cipete Raya," jelas Hari.

"Kemudian Jalan Hang Tuah Raya, Hang Tuah VII, Cipete Raya, Jalan Raden Patah, Jalan Teladan serta Jalan RA Kartini," lanjut dia.

Pada tahun ini ada sejumlah titik yang sedang dikerjakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Beberapa di antaranya di kawasan Cikini, Otista dan Kemang. Target selesai revitalisasi di kawasan tersebut sekitar bulan Desember 2019. (ctr/wis)