Belum Rampung, Polri Tunda Umumkan Investigasi Listrik Padam

CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 20:21 WIB
Belum Rampung, Polri Tunda Umumkan Investigasi Listrik Padam Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen. Pol. Dedi Prasetyo. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian menunda untuk mengumumkan hasil investigasi terkait peristiwa listrik padam di wilayah Jakarta dan sejumlah wilayah lain di Pulau Jawa, Minggu (4/8). Rencananya Polri akan menggelar konferensi pers Jumat (16/8).


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan tim investigasi yang dipimpin oleh Direktur Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran belum selesai melakukan investigasi.

Penyelidikan dilakukan di dua lokasi yaitu Pemalang dan DKI Jakarta. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan di titik-titik listrik yang ada di Jakarta.


"Saya sudah tanya Pak Fadil, beliau bilang masih belum selesai jadi kita enggak bisa buru-buru juga. Memang target kita satu minggu, tapi karena kondisi di lapangan kan berbeda namun demikian tim masih kerja keras," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/8).
Minggu ini, kata Dedi, adalah minggu pertama tim bekerja. Diharapkan tim dapat membuat diagnosa awal dugaan penyebab padamnya listrik tersebut.

Pada Minggu kedua, diharapkan tim sudah dapat memberikan informasi terkait hasil investigasi.

"Kalau dua pemeriksaan itu sudah tuntas bisa dibuat suatu hipotesa,atau diagnosa awal apa penyebab utama dari pada black out tersebut karena enggak mungkin tunggal penyebabnya, penyebabnya berbagai faktor sedang didalami," tuturnya.

PLN menjelaskan listrik padam karena terdapat gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan. 
Akibatnya, seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa mengalami gangguan (trip). Aliran listrik kemudian padam di wilayah Jabodetabek, termasuk Banten, serta sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Polisi menyatakan ingin turut serta menyelidiki penyebab listrik padam. Mereka pernah beberapa kali menyampaikan hasil penyelidikan.

Pada Senin (5/8), polisi menyebut pohon yang terlalu tinggi menjadi salah satu penyebab listrik padam. Pohon tersebut mengganggu saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet) di daerah Ungaran, Jawa Tengah.

"Kerusakan diduga sementara adanya pohon yang ketinggiannya melebihi batas ROW (8,5) sehingga mengakibatkan flash atau lompatan listrik," Dedi.

Sementara, Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Idham Azis menduga ada potensi kejahatan siber dibalik listrik padam. Dia meminta Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Pol Albertus Rachmad Wiboowo untuk menyelidiki.

"Saya bilang sama beliau (Brigjen Pol Albertus Rachmad Wibowo) dan jajaran tolong dilidik apakah ini hanya blackout biasa di Jakarta atau ada hubungannya dengan kejahatan siber," kata Idham.
[Gambas:Video CNN] (gst/ugo)