Wiranto Sebut Ulah Manusia Penyebab 99 Persen Karhutla

CNN Indonesia | Rabu, 21/08/2019 17:12 WIB
Wiranto Sebut Ulah Manusia Penyebab 99 Persen Karhutla Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dengan kementerian terkait untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia. Wiranto mengatakan penyebab karhutla 99 persen karena ulah manusia.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, hadir sejumlah menteri di antaranya Menko Perekonomian Darmin Nasutian, Menko PMK Puan Maharani, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Kepala BNPB Doni Monardo, Kepala LAPAN Thomas Djamaludin, hingga Kepala BRG Nazir Foead. Hadir pula perwakilan Kementerian Luar Negeri hingga Polri dan TNI.

Wiranto mengatakan rakorsus kali ini akan membahas tentang cara pengendalian dan pencegahan karhutla karena seluruh wilayah di Indonesia memiliki potensi karhutla.


"Kami akan melaksanakan rakor tentang bagaimana melakukan pengendalian karhutla. Sebenarnya tidak hanya pengendalian, karena banyak hutan yang belum terbakar atau tidak terbakar. Jadi antara pencegahan dan pengendalian," ujar Wiranto saat membuka rapat di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (21/8).

Wiranto menyampaikan pemerintah memiliki optimisme untuk mengendalikan dan mencegah karhutla sepanjang tahun ini. Pasalnya, pemerintah mampu menekan jumlah titik api akibat karhutla pada tahun 2015 hingga 2018.

Lebih lanjut, Wiranto tidak memungkiri jumlah titik api tahun ini lebih banyak dari pada tahun 2018. Karena itu, diperlukan keseriusan dan kekompakkan semua pihak dalam mengatasi karhutla sepanjang musim kemarau yang diperkirakan BMKG hingga September 2019.
Wiranto Sebut Ulah Manusia Penyebab 99 Persen KarhutlaWarga berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di desa Pulau Semambu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (ANTARA FOTO/Ahmad Rizki Prabu)

"Dengan demikian yang kita rapatkan kali ini adalah bukan apa yang sudah kita lakukan saja untuk mencegah dan penanggulangan, tetapi terutama apa yang kita hadapi saat ini dan apa yang kira-kira kita hadapi ke depan dan apa yang sudah kita siapkan," ujarnya.

Di sisi lain, Wiranto menyebut 99 persen penyebab karhutla disebabkan oleh ulah manusia. Sementara satu persen karena faktor alam.

Berdasarkan temuan itu, ia meminta semua pihak lebih fokus menindak manusia yang menyebabkan karhutla.

"Terakhir kesimpulan kita apa yang harus segera kita lakukan agar penanggulangan karhutla ini efektif, artinya goa-lnya maka pada saat kemarau panjang itu titik api mudah-mudahan nol, tapi ya tidak mungkin," ujar mantan Panglima ABRI ini.

"Mudah-mudahan dapat kita eliminasi seminimal mungkin, sesedikit mungkin," ujar Wiranto.

Kepala BNPB Doni Monardo menambahkan, dari data pihaknya menunjukkan bahwa 90 persen penyebab karhutla adalah manusia. Adapun kawasan terdampak karhutla saat ini terdapat di Riau, Jambi, Kalimatan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.

"Kemudian jumlah yang terbakar sesuai pantauan satelit hingga 31 Juli, jadi kami belum bsa dapatkan akses sampai tanggal sekarang karena secara periodik per bulan pak itu jumlah terbakar 135 ribu hektar," ujar Doni.

[Gambas:Video CNN] (jps/osc)