Baku Tembak di Wamena Libatkan Lima Anggota KKB

CNN Indonesia | Jumat, 23/08/2019 17:31 WIB
Baku Tembak di Wamena Libatkan Lima Anggota KKB Ilustrasi baku tembak. (Thinkstock/hurricanehank)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian menjelaskan kronologi baku tembak antara aparat dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi di Wamena, Papua, Jumat (23/8). Seperti diketahui, baku tembak menewaskan salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), dan mengakibatkan satu anggota polisi dan satuan pamong praja terluka.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra menjelaskan awalnya pada Kamis (22/8), terdengar suara tembakan. Masyarakat Wamena kemudian melaporkan ke polisi.

"Letusan senjata api di wilayah Wamena tepatnya di dekat pasar Jimawa dan kemudian hari ini Polres Jaya Wijaya melakukan penyelidikan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (23/8).


Saat sedang dilakukan penyelidikan, Asep mengatakan, ditemukan sekelompok orang yang terdiri dari lima orang membawa senjata api. Mereka diduga anggota KKB.
Kemudian, sambungnya, polisi bersama dengan TNI melakukan pengejaran dan mengepung lima orang tersebut. Saat itulah baku tembak terjadi, kelima anggota KKB itu pun menembakkan peluru tajam.

Alhasil, satu anggota kepolisian dan satu anggota Satpol PP yang ada di lokasi mengalami luka-luka. Selain itu, satu anggota KKB pun tewas di tempat.

"Pak Kapolres, Dandim (Komandan Kodim) dan Danyon melakukan pengejaran dan berhasil mengepung kelima orang ini dari imbauan itu terjadi baku tembak, yang harusnya mereka menyerahkan diri (justru) melakukan perlawanan, dari baku tembak satu orang anggota KKB tewas di tempat," kata Asep.
Sementara itu terkait dengan empat anggota KKB lainnya, polisi menyebut hingga saat ini masih dalam pengejaran. Asep mengatakan polisi juga masih menyelidiki jaringan KKB dengan pimpinan siapa untuk kelima orang tersebut.

"Kami masih terus menyelidiki KKB dari kelompok yang mana," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (gst/ain)