DPR Tunggu Kajian Ilmiah Soal Pindah Ibu Kota

CNN Indonesia | Minggu, 25/08/2019 09:49 WIB
DPR Tunggu Kajian Ilmiah Soal Pindah Ibu Kota Ketua DPR Bambang Soesatyo. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku belum mendapatkan kajian ilmiah dari pemerintah soal pemindahan ibu kota baru. Menurut dia sampai saat ini Presiden Joko Widodo juga masih menunggu sejumlah kajian lainnya soal pemindahan ibu kota dari kementerian terkait.

"Sampai hari ini kami belum menerima dan saya dapat komunikasi dan informasi dari istana bahwa masih ada beberapa kajian lagi yang sedang ditunggu oleh presiden, jadi tunggu saja," kata Bambang di bilangan Jakarta Utara, Sabtu (24/8).

Pria yang disapa Bamsoet itu mengatakan Jokowi juga belum menyinggung soal kajian pemindahan kota saat keduanya bertemu di Istana Negara beberapa waktu lalu.


"Tidak ada pembicaraan itu, yang penting bahwa pemerintah masih melakukan kajian dan masih menunggu beberapa masukan dari kajian yang sedang dilakukan saat ini," kata Bamsoet.

Karena itu, ia meminta semua pihak untuk sabar menunggu kajian soal pemindahan ibu kota. Menurutnya sampai saat ini masih ada sejumlah kajian yang sedang ditunggu oleh pemerintah.

Sebelumnya, Jokowi masih menunggu satu sampai dua kajian terkait pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan.

Mantan Wali Kota Solo itu enggan bicara lebih jauh soal pemindahan ibu kota. Ia hanya menyatakan masih menunggu kajian yang belum diselesaikan jajarannya.

"Akan kita umumkan pada waktunya, masih menunggu kajian, tinggal satu, dua kajian yang belum disampaikan kepada saya," kata Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8).

Dalam sidang Sidang Bersama DPR-DPD, 16 Agustus, Jokowi sempat meminta izin kepada parlemen untuk memindahkan ibu kota.

Sementara itu Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan lokasi ibu kota baru akan berada di Provinsi Kalimantan Timur.

Meski begitu, ia kemudian meralat ucapannya dan menyebut belum ada keputusan soal lokasi ibu kota baru.

[Gambas:Video CNN] (sah/osc)