DPR Minta Jasa Marga Diaudit soal Kecelakaan Cipularang

Tim | CNN Indonesia
Rabu, 04 Sep 2019 00:35 WIB
Komisi V DPR mengatakan Kemenhub perlu melakukan audit terhadap Jasa Marga mengingat insiden kecelakaan di Cipularang terjadi berulang kali dan memakan korban. Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan audit terhadap PT Jasa Marga terkait kelayakan dan geometrik ruas Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), khususnya di kilometer (KM) 90 hingga 110.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis mengatakan Kemenhub perlu melakukan audit ini mengingat insiden kecelakaan terjadi berulang kali dan memakan banyak korban jiwa.


"Kecelakaan sudah sering, berulang kali terjadi. Kami minta dilakukan audit yang sungguh-sungguh terutama terkait kelayakan jalan dan geometriknya karena itu kejadian berulang di KM 90 sampai 110," ucap Fary kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (3/9).


Dia menyampaikan salah satu solusi yang memungkinkan untuk mengantisipasi kecelakaan kembali terjadi di ruas jalan tol tersebut adalah dengan menambah rambu-rambu lalu lintas.

Namun begitu, Fary meminta agar Kemenhub melakukan audit terlebih dahulu terkait kelayakan jalan dan geometrik di ruas tol Cipularang, khususnya di Km 90 hingga 110.

"(Bisa) dikasih rambu secara khusus, rambu di daerah itu. Tapi kami minta dilakukan audit terkait geometriknya dan juga kelayakan jalan di ruas itu dulu," ucap politikus Partai Gerindra itu.


Dia menambahkan, pihaknya juga meminta Kemenhub melakukan investigasi terkait kelayakan jalan truk yang menjadi penyebab kecelakaan di KM 91 ruas tol Cipularang pada Senin (2/9).

"Kami minta diinvestigasi truk tersebut apakah layak jalan atau tidak," tuturnya.

Sejak Tol Cipularang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 7 Juni 2005, sudah terjadi beberapa kali kecelakaan fatal berujung maut.

Tol Cipularang dikelola PT Jasa Marga. Kehadirannya menjadi alternatif rute perjalanan menuju Bandung atau Jawa Tengah via jalur selatan.

Teranyar, kecelakaan beruntun terjadi di KM 91 Tol Cipularang pada Senin (2/9) siang dengan melibatkan 21 kendaraan.

Diduga, kecelakaan diakibatkan oleh truk yang terguling, sehingga kendaraan lain di jalur yang sama terkejut dan berhenti secara tiba-tiba. Delapan orang meninggal dunia dan 28 luka-luka.


[Gambas:Video CNN] (mts/pmg)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER