Usut Pembunuhan Driver Taksi Online, Polisi Tunggu Autopsi

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 15:27 WIB
Usut Pembunuhan Driver Taksi Online, Polisi Tunggu Autopsi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menanti hasil autopsi sebelum bicara soal penyebab kematian seorang pria di tepi tol jJagorawi. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi masih menunggu hasil autopsi terhadap jasad seorang pria bernama Dedy Junaedi yang ditemukan di pinggir Tol Jagorawi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan hasil autopsi itu nantinya digunakan untuk mengusut penyebab kematian korban.
Sebelummya, ada informasi bahwa korban tewas lantaran ditembak dengan senjata api. Namun, Argo belum bisa memastikan lantaran hasil autopsi belum keluar.

"[Hasil autopsi] dari dokter belum keluar," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (6/9).


Dalam kasus itu, polisi telah mengamankan dua orang tersangka yakni seorang perempuan berinisial M dan seorang oknum anggota TNI berinisial R.
Argo menyebut saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengusut motif tersangka melakukan aksi pembunuhan itu.

Namun, untuk oknum anggota TNI berinisial R itu, proses pemeriksaannya diserahkan kepada polisi militer.

"Kedua tersangka masih diperiksa," ujarnya.

Sebelumnya, jasad seorang pria tanpa identitas ditemukan di pinggir Jalan Tol Jagorawi, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Rabu (4/9).
"Ditemukan seorang mayat laki-laki, kurang lebih usia 30 tahun, berpakaian warna merah, menggunakan celana panjang tactical," kata Kapolsek Cimanggis AKP Bagus P saat dikonfirmasi, Rabu (4/9).

Diungkapkan Bagus, dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka lebam akibat benda tumpul di bagian kepala belakang pada jasad tersebut.

Selain itu, Bagus menyampaikan korban tersebut juga tampak memakai gelang dan cincin di jari manis tangan kanan. Pada cincin tersebut, lanjutnya, diketahui bertuliskan nama 'Nina'.

[Gambas:Video CNN] (dis/arh)