Polisi Bantah Ada Kerusuhan di GBK: Hanya Lempar-lempar Air

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 20:40 WIB
Polisi Bantah Ada Kerusuhan di GBK: Hanya Lempar-lempar Air Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah ada kericuhan di GBK. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membantah ada aksi kerusuhan yang terjadi usai laga Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9) malam.

"Enggak ada [kerusuhan suporter bola di GBK], hanya lempar-lempar air saja," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/9).
Argo juga membantah bahwa ada suporter Indonesia yang diamankan. Selain itu, ia juga membantah bahwa ada anggota polisi yang terluka saat melakukan pengamanan di lokasi.

"Enggak ada [suporter yang diamankan atau polisi yang terluka]," klaimnya.


Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kericuhan terjadi antara pendukung Timnas Indonesia dengan petugas kepolisian usai pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022.
Polisi bahkan sempat menembakkan gas air mata dari pintu masuk VVIP ke arah pendukung yang berada di Gate 1.

Tiga suporter Harimau Malaya dikabarkan terluka akibat insiden itu. Fan Malaysia yang terluka diketahui berjenis kelamin laki-laki. Salah satu suporter Malaysia yang ditemui CNNIndonesia.com, Shah Fezan mengatakan temannya yang terluka kini sudah dibawa aparat kepolisian ke rumah sakit.

"Ada tiga yang terluka. Salah satunya jatuh terpeleset saat keributan di tribun. Tangannya patah, lalu dibantu evakuasi keluar dan sudah dibawa ke rumah sakit," kata Shah Fezan.

[Gambas:Video CNN] (dis/arh)