Pesan Terakhir Habibie, Berharap Bangsa Tidak Tercerai Berai

CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 20:42 WIB
Pesan Terakhir Habibie, Berharap Bangsa Tidak Tercerai Berai BJ Habibie. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pakar Pendidikan Arief Rachman menyebut Mendiang Bacharuddin Jusuf Habibie sempat menitipkan pesan kepadanya sebelum meninggal dunia. Arief menyebut hingga detik-detik terakhir hidupnya, Habibie tetap peduli dengan pendidikan Indonesia.

Habibie juga meminta agar tenaga pendidik tak hanya mengajar, tetapi juga mempertahankan Indonesia dengan pendidikan yang baik agar bangsa tak tercerai berai.

"Waktu saya menengok di (Ruang) Kartika, beberapa saat lalu ketika beliau bisa bicara. Beliau menitipkan supaya bangsa ini tidak tercerai-berai kamu jangan hanya mengajar tapi mendidik, didiklah bangsa ini sebaik-baiknya," kata Arief mengulang ucapan yang dia terima dari Habibie, di RSPAD, Jakarta, Rabu (11/9).


Tak hanya itu, Habibie juga berpesan agar tak ada yang melupakan Pancasila sebagai tioggak kehidupan bangsa Indonesia.

"Jangan lupakan Pancasila, ilmu sebagai tonggak bangsa. Itu yang disampaikan Pak Habibie ke saya," kata dia.

Arief menyebut, sesaat setelah meninggal dunia, Habibie langsung didoakan oleh Presiden Joko Widodo yang kebetulan datang menjenguk bersama putranya.

"Tadi langsung didoakan Pak Jokowi," kata dia.
Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta. Wafat pada pukul 18.05 Rabu (11/10).

Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019. Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9) menyebutkan Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan bela sungkawa atas kepergian Habibie di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Habibie dirawat di RSPAD sejak 1 September 2019 lalu.

"Innalillahi wainnailihi rojiun, perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka mendalam. Menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah bapak Profesor BJ Habibie tadi jam 18.05," ujar Jokowi di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9).
[Gambas:Video CNN] (tst/bmw)