Pengurus FPI yang hadir diantaranya adalah Slamet Maarif dan Maman Suryadi. Selain itu ada juga Koordinator Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis. Namun mereka tidak bertemu dengan Iqbal lantaran yang bersangkutan tidak ada di tempat. Pertemuan itu pun akhirnya diwakilkan.
Saat ditanya tujuan kedatangannya, Slamet menyerahkannya kepada Lubis untuk menyampaikan agenda pertemuan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menyampaikan tentang hal-hal semuanya kita sampaikan tadi bahwa kami aktivis yang berada di Ijtimak Ulama, kami ada melaporkan itu soal Ade Armando," katanya, Jumat (13/9).
Lubis juga menyinggung pemanggilan yang dilakukan kepada Ketua Umum FPI Sobri Lubis oleh Polda Metro Jaya. Sobri dipanggil untuk menjadi saksi Eggi Sudjana.
Menurut Lubis, pemanggilan kepada Sobri untuk saksi Eggi begitu cepat dilakukan.
"Di media ada salah satu Kombes petinggi Polda Metro menyatakan terkait dengan peristiwanya Eggi Sudjana, 17 April di Kartanegara," katanya.
Lubis pun meminta supaya Polri berlaku adil pada pengusutan laporan-laporan itu.
"Tuntutan keadilan bagaimana sama jangan sampai ada pihak merasa dikriminalisasi, karena terbukti perjalanan ini," tuturnya.
Sementara itu sekitar 50 orang berpakaian serba putih dengan lambang FPI melakukan aksi demonstrasi di depan Museum Polri. Mereka meminta supaya polisi tidak melakukan kriminalisasi terhadap Sobri.
[Gambas:Video CNN] (gst/ugo)