Seribu Lebih Mobil Mewah di Jakarta Tunggak Pajak

CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 00:44 WIB
Seribu Lebih Mobil Mewah di Jakarta Tunggak Pajak Ilustrasi mobil mewah. (CNN Indonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan lebih ada 1.000 kendaraan menunggak pajak kendaraan bermotor di tahun 2019 ini. 

Seribu lebih kendaraan tersebut kata Faisal, masuk dalam jajaran mobil mewah dengan kisaran harga beli di atas Rp1 Miliar. 

"Segi jumlah lumayan juga ya, ada 1.000-an kalau enggak salah, ada 1.000-an yang akan kita kejar, (harga kendaraan) di atas Rp 1 miliar," kata Faisal di Gedung Balai Kota, DKI Jakarta, Senin (16/9). 


Dalam waktu dekat, Faisal juga mengaku akan memanggil Asosiasi Kendaraan Mewah di Jakarta. Dia juga menyebut akan memanggil Asosiasi Ikatan Artis Indonesia terkait hal ini. Sebab menurut dia, kebanyakan pengguna kendaraan mewah ini berasal dari kalangan selebritas. 


Pemanggilan ini, kata dia, dilakukan agar pihaknya tak usah lagi menagih pajak secara door to door kepada wajib pajak. Sebaliknya, kata dia, para wajib pajak ini justru menyadari kewajiban pembayaran pajak atas barang mewah yang mereka miliki. 

Dia merinci, kebanyakan mobil-mobil mewah ini memang memiliki wajib pajak yang cukup tinggi juga. Misalnya untuk mobil merk Lamborgini, kewajiban pajak yang harus dipenuhi berkisar Rp150 juta per tahun. Untuk Ferrari wajib pajak yang ditanggung berkisar di angka Rp200 juta. 

"Rolls Royce itu ratusan juta itu. Jadi pajaknya luar biasa. Jadi kami akan mengamankan potensi (menunggak pajak) ini," kata dia. 


Lebih lanjut Faisal juga menjelaskan saat ini ada potensi penunggakan pajak sebesar Rp2,4 Triliun di DKI Jakarta. Dan dari angka tersebut potensi penunggakan terbesar berasal dari pajak kendaraan. 

"Itu terdiri dari pajak kendaraan roda dua dan roda tiga, itu kurang lebih Rp1,6 triliun. Nah sisanya yaitu pajak kendaraan bermotor roda empat, itu kurang lebih Rp800 miliar dengan jumlah kendaraan 788 ribu kendaraan bermotor," kata dia. 

"Jadi hampir 2,2 juta kendaraan bermotor yang menunggak (pajak) di DKI Jakarta. Jadi hampir Rp800 miliarnya terdiri dari pajak kendaraan roda empat, dan sisanya kendaraan roda dua dan tiga," jelasnya. 

[Gambas:Video CNN] (tst/DAL)