Polisi Buru Penyerang 'Hit and Run' Bus Persib di Sentul

CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 19:23 WIB
Polisi Buru Penyerang 'Hit and Run' Bus Persib di Sentul Polisi masih berusaha mengusut kasus pelemparan terhadap bus Persib di Sentul yang melukai dua pemain Persib usai laga melawan PS Tira-Persikabo, Sabtu (14/9). (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian mengusut insiden pelemparan terhadap bus Persib di Sentul, Kabupaten Bogor pada Sabtu (14/9) lalu. Pelaku insiden penyerangan ke bus Persib dengan pelemparan batu kini diburu polisi.

"Kami sedang menyelidiki kasus itu, penanganannya oleh Polres Bogor," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (17/9).

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Moch Dicky mengungkapkan pihaknya kini tengah menganalisa identitas pelaku penyerangan.

"Masih dicari orangnya. Kan itu orang tak dikenal, belum tentu suporter juga. Bisa juga orang yang provokator," kata Dicky.


Dicky mengatakan insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba. Padahal pihaknya sudah melakukan pengamanan secara maksimal saat pertandingan.

"Kejadian itu kan kendaraan lagi jalan (menuju hotel). Sudah kita buka jalur tahu-tahu ada yang lempar batu. Cara mereka hit and run," ujarnya.

Pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi dan dimintai keterangan. Akan tetapi memang para pelaku tak bisa terdeteksi akibat langsung kabur.

"Tapi kita tidak kenal karena pelakunya hit and run. Mereka keluar dari gang gitu," katanya.

Meski demikian Dicky memastikan polisi akan mengusut kasus pelemparan itu. Namun, penyelidikan tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Insiden pelemparan bus Persib terjadi usai Persib bertandang ke markas PS Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor pada Sabtu (14/9) lalu. Bus Persib tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Dua pemain Persib Febri Hariyadi dan Omid Nazari mengalami luka akibat insiden penyerangan tersebut.
[Gambas:Video CNN] (hyg/gil)