Polri Tunggu Laporan Resmi Selidiki Situs Kemendagri Diretas

CNN Indonesia | Selasa, 24/09/2019 05:54 WIB
Polri Tunggu Laporan Resmi Selidiki Situs Kemendagri Diretas Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya menunggu laporan dari Kementerian Dalam Negeri terkait peretasan situs resmi lembaga tersebut.

Dedi mengatakan dari informasi yang didapatnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah berkomunikasi dengan Kemendagri soal peretasan situs mereka.
"Informasi yang saya dapat dari cyber sudah dikomunikasikan dengan Kemendagri dulu," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

Dedi mengatakan Bareskrim pun meminta Kemendagri untuk membuat laporan. Hal itu sebagai landasan untuk melakukan penyelidikan lebih jauh.


"Nanti Kemendagri akan buat laporan secara resmi ke Bareskrim. Setelah laporan resmi dari Bareskrim nanti Direktorat Cyber akan tindak lanjuti ilegal access yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum tertentu," tuturnya.

Sebelumnya CNNIndonesia.com mencoba mengakses situs resmi Kemendagri di alamat kemendagri.go.id pada Senin (23/9) pukul 12.15 WIB. Namun situs tak bisa diakses dan hanya menampilkan layar bertuliskan "this site can't be reached".
Peretasan situs resmi Kemendagri diketahui usai menjadi perbincangan di media sosial. Dari tangkapan layar yang beredar, peretas menyampaikan pesan terhadap pelemahan KPK.

Peretas mencantumkan gambar batu nisan bertuliskan "R.I.P KPK". Mereka juga menyindir pemerintah yang belakangan tak memihak kepada rakyat lewat beberapa kebijakan.

"Kau itu pemimpin, yang gaji kau itu kami, seharusnya kau menuruti apa keinginan kami, bukan keinginan mereka yang berdasi!!!" tulis peretas.

[Gambas:Video CNN] (gst/osc)