"Saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan Panja (panitia kerja) terkait, karena waktunya yang pendek dan masih banyak masalah yang belum selesai dibahas, maka kita putuskan ditunda," ujar Bamsoet di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, perkembangan terkini RUU itu dimana DPR dan pemerintah baru sepakat membentuk tim perumus (Timus). Timus RUU P-KS itu sendiri bakal efektif bekerja di periode mendatang.
Sebelumnya, Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU PKS Marwan Dasopang menyebut pemerintah dan DPR baru menyepakati pembentukan tim perumus (Timus) RUU PKS. Dia juga memastikan RUU PKS tak bakal disahkan anggota DPR periode sekarang.
Kesepakatan itu diambil dalam rapat kerja antara Panja RUU PKS dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Rabu (25/9).
RUU PKS ini sendiri merupakan salah satu perundangan yang didesak untuk segera disahkan oleh para mahasiswa dan juga para aktivis perlindungan terhadap perempuan.
Sementara masih ada sebagian kalangan menentang pengesahan RUU ini karena karena menilai masih ada aturan yang pro seks bebas dan LGBT.
[Gambas:Video CNN] (rzr/arh)