Kaum Radikal Disebut Ingin Gagalkan Pelantikan Jokowi

CNN Indonesia | Sabtu, 05/10/2019 15:19 WIB
Kaum Radikal Disebut Ingin Gagalkan Pelantikan Jokowi Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi Kawal Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin yang digelar oleh Gerakan Peduli Bangsa di Taman Aspirasi, Jakarta, Rabu (5/10), mengungkit soal kerusuhan di kawasan Gedung DPR yang terjadi beberapa hari lalu.

Koordinator lapangan aksi Ronald Mulia Sitorus mengatakan aksi kerusuhan di depan Gedung DPR merupakan hasil hasutan oknum yang ingin menggagalkan pelantikan Jokowi-Ma'ruf.

"Sangat ada sekelompok orang, sekelompok politisi, ada juga sekelompok pembangkang anti-NKRI, kaum radikalis yang dengan terang-terangan berupaya untuk menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk masa jabatan 2019-2024," kata Ronald saat ditemui di Taman Aspirasi, Jakarta, Sabtu (5/10).



Ronaldo berkata upaya menggagalkan pelantikan dimulai dari kasus diskriminasi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, kemudian berlanjut pada kerusuhan di Papua, hingga sejumlah unjuk rasa mahasiswa yang berujung kerusuhan di beberapa daerah. Namun dia tak merinci kelompok-kelompok yang ingin menggagalkan pelantikan itu.

"Mahasiswa tidak mungkin bawa panah, bom molotov. Artinya ada kaum radikal dan penyusup," katanya.

Ronald melanjutkan aksi hari ini adalah persiapan menuju hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, 20 Oktober mendatang. Selain di Jakarta, dia mengatakan pihaknya juga mengadakan apel akbar di Bandung, Surabaya, dan Sumedang.

"Semua teman teman merindukan turun ke jalan, menunjukkan diri bahwa kami ada. Kami siap kawal konstitusi, dan pelantikan presiden terpilih," ujar dia. 

Lebih lanjut Ronald mengatakan pihaknya akan melakukan aksi lagi sebelum pelantikan dilakukan. Dalam aksi lanjutan nanti akan digelar long march melewati Istana Kepresidenan.

"Kami akan deklarasikan untuk kawal konstitusi. Kita bersama-sama akan kumpul di suatu tempat dan akan long march," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Aksi Kawal Pelantikan Jokowi di Jakarta, hari ini, dimulai sejak pukul 12.00 WIB di Taman Aspirasi tepat seberang Istana Merdeka. Massa aksi serempak mengenakan baju putih.

Terlihat peserta aksi membawa spanduk bertuliskan 'Kawal Konstitusi Kawal NKRI'. Ada pula spanduk yang bertuliskan 'Apapun Yang Terjadi Kami bersamamu Pakde'.

Awalnya koordinator aksi memprediksi Kawal Pelantikan Jokowi diikuti ribuan orang. Namun hingga siang tadi CNNIndonesia.com menaksir tak lebih dari puluhan orang yang hadir. (jnp/wis)