Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan hal tersebut saat ditanya soal kecurigaan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) terkait kasus Akbar itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asep mengatakan tidak ada tindakan kekerasan yang dialami oleh Akbar. Hingga kini, dugaan utama penyebab Akbar kritis adalah karena terjatuh dari pagar.
"Kita menemukan saksi [mengatakan] yang bersangkutan jatuh pada saat melompat pagar. Sementara dugaannya yang bersangkutan luka bukan akibat kekerasan tapi adanya insiden itu," tuturnya.
Ketua YLBHI Isnur sebelumnya mencurigai ada yang disembunyikan oleh kepolisian lantaran proses investigasi tampak tertutup. Isnur menduga Akbar mendapati kekerasan yang brutal hingga tidak sadarkan diri.
"Kami menduga kuat bahwa ini ada kekerasan yang luar biasa brutal sampai orang tidak sadarkan diri, sampai koma, dan lain-lain seperti kasus Yadi di mana kepolisian bilang ini hanya sesak napas tapi darah masih keluar," katanya, Minggu (6/10).