Jokowi dan SBY Bertemu Empat Mata di Istana Merdeka

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 14:17 WIB
Jokowi dan SBY Bertemu Empat Mata di Istana Merdeka Presiden Joko Widodo menerima Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10). Mereka melakukan pertemuan empat mata di ruang kerja presiden. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menemui Presiden Joko Widodo. SBY tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10).

SBY mengenakan kemeja batik lengan panjang tiba sekitar pukul 13.58 WIB. Presiden ke-6 RI itu hendak melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, SBY langsung masuk ke dalam Istana Merdeka. SBY kemudian diterima ruang kerja Presiden Jokowi.


Jokowi dan SBY duduk di sebuah kursi yang saling berdampingan. Terlihat SBY dan Jokowi berbincang. Namun belum diketahui hal yang dibahas keduanya.

Wartawan diminta keluar dari ruang kerja Jokowi selepas mengambil foto. Jokowi dan SBY kemudian melanjutkan pembicaraan berdua di dalam ruang kerjanya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat Jansen Sitindaon mengaku tidak tahu terkait materi yang akan dibahas kedua tokoh tersebut.

"Betul. Siang ini SBY diundang Jokowi. Soal materi pertemuan dan lain-lain, baiknya ditanyakan pihak Istana ya karena dalam posisi diundang," kata Jansen kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/10).

Sementara itu, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief mengatakan pihaknya ingin mendukung pemerintahan Jokowi tanpa mengajukan konsep mau pun kader untuk ditempatkan sebagai menteri. Demokrat menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

Sikap Demokrat tersebut berbeda dengan Gerindra yang mengajukan konsep Strategi Dorongan Besar kepada Jokowi. Jika konsep tidak diterima, Gerindra tak keberatan berada di luar pemerintahan.
[Gambas:Video CNN]
"Partai Demokrat berbeda soal sikap pembentukan kabinet dengan partai lain, tidak ada persyaratan baik orang maupun program," tutur Andi melalui pesan singkat, Kamis (10/10).

"Walaupun demikian partai Demokrat akan mendukung hasil pilihan rakyat ini 5 tahun ke depan, ada atau tidak ada menteri dari Demokrat," lanjutnya.

Andi menegaskan bahwa Jokowi adalah pemenang Pilpres 2019 yang dipilih rakyat secara langsung. Jokowi pun sudah memiliki konsep untuk menjalankan roda pemerintahan di periode selanjutnya.
(fra/ain)