Pantauan CNNIndonesia.com, Novel terlihat keluar dari Gedung Resmob Polda Metro Jaya sekitar pukul 21.25 WIB. Sore tadi, Novel diketahui tiba sekitar pukul 14.40 WIB. Dengan demikian, ia diperiksa sekitar 7,5 jam oleh penyidik.
"Ada sekitar 33 pertanyaan yang diajukan, jadi terkait kegiatan Pak Novel pada tanggal 30, dan sudah diberikan keterangan selengkap-lengkapnya, sejelas-jelasnya, dan sejujur-jujurnya," kata kuasa hukum Novel, Kris Ibnu, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Tahu kejadian) setelah tanggal 30, tanggan 2-an," ujarnya.
Lebih lanjut, Kris menuturkan kliennya juga telah memberikan keterangan kepada penyidik terkait pernyataan tentang 'Habib' yang disampaikan oleh Ninoy.
Ninoy dianiaya sejumlah orang di kawasan Pejompongan saat demo 30 September. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada Polda Metro Jaya setelah diizinkan pulang oleh pelaku penganiayaan.
Jack mengatakan bahwa ancaman pembunuhan itu datang dari seorang dengan panggilan 'Habib' yang mendatangi masjid tersebut.
Dikatakan Kris, istilah 'Habib' merupakan kata sandang yang umum diberikan kepada seorang ulama.
"Adapun keterangan pak kabid humas yang dibilang ada habib melalui CCTV, ya ada memang, tapi bukan pada saat kejadian tersebut. Jadi sudah diberikan semua keterangan, dan diharapkan penyidik sudah clear, dan bisa melanjutkan penyidikan proses ini selanjutnya," tutur Kris.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Novel juga sudah meminta agar Ninoy mengklarifikasi pernyataannya sosok yang disebut 'habib' dalam penculikan dan penganiayaannya. 'Habib' itu disebut menginterogasi dan memukul Ninoy berulang kali.
Sosok 'habib' itu juga diklaim sebagai orang yang memerintahkan petugas medis untuk menyediakan ambulans yang akan digunakan mengangkut mayat Ninoy keluar dari masjid nantinya.
"Ninoy harus jelaskan siapa yang dimaksud dengan 'habib', harus jelas," kata Novel saat dikonfirmasi, Selasa (8/10). (dis/has)