Akbar Alamsyah meninggal dunia lantaran mengalami luka parah di bagian kepala. Sempat dirawat di RS Pelni, RS Polri dan RSPAD Gatot Subroto, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
"Sudah ada luka, ada saksi yang juga melihat, kita memeriksa saksi juga tergeletak di trotoar di Slipi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 26 September sekitar pukul 01.30 WIB, tim dari kepolisian mulai melakukan penyisiran dan penangkapan para perusuh yang melakukan pelemparan serta perusakan fasilitas publik. Saat itu pula petugas menemukan Akbar tergeletak.
"Pada jam 3 pagi setelah kita data, urkes (urusan kesehatan) Polres Jakbar memberikan pertolongan kepada laki-laki yang bernama Akbar Alamsyah sehingga kita lakukan perawatan dan kita obati," tutur Argo.
Lalu pada pukul 07.55 WIB, Akbar dirujuk ke rumah sakit terdekat, yakni RS Pelni. Kemudian pada 27 September sekitar pukul 18.00 WIB, Akbar dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani perawatan lanjutan.
Tiga hari di RS Polri, Akbar dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Akbar dinyatakan meninggal dunia pada 10 Oktober setelah menjalani perawatan intensif di RSPAD.
"Itu masih kita update dari dokter, sampai sekarang belum mendapatkan, memang ada luka di kepala," ucap Argo.
Akbar Alamsyah sempat hilang dan tidak diketahui keberadaannya usai kerusuhan di sekitar Gedung MPR/DPR RI pada 25 September. Belakangan pihak keluarga dikabari kepolisian bahwa Akbar sudah dalam keadaan kritis.
Akbar kemudian dibawake ke RSPAD Gatot Soebroto untuk diberi perawatan intensif karena sudah dalam kondisi koma. Pihak kepolisian mengklaim Akbar terluka akibat terjatuh saat melompati pagar untuk menghindari kerusuhan.
Namun, Kabid Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur mencurigai ada yang disembunyikan kepolisian lantaran proses investigasi tampak tertutup. Isnur menduga Akbar mendapat kekerasan yang brutal hingga tak sadarkan diri.
[Gambas:Video CNN] (dis/bmw)