Anies Siapkan Insentif Bagi Swasta Bangun Rumah DP Nol Rupiah

CNN Indonesia | Selasa, 15/10/2019 21:49 WIB
Anies Siapkan Insentif Bagi Swasta Bangun Rumah DP Nol Rupiah Rumah DP nol rupiah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tengah menyiapkan aturan soal insentif bagi pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan rumah DP Rp0.

Untuk diketahui rumah itu dibangun oleh badan usaha milik Pemprov DKI yakni Perumda Pembangunan Sarana Jaya.


Hingga kini, baru ada 780 unit rumah atau apartemen yang siap dihuni yakni di Pondok Kelapa Jaya, Jakarta Timur. Sementara, target Anies adalah 232.214 unit rumah dalam lima tahun masa pemerintahannya.


Rinciannya, 14 ribu unit dibangun oleh BUMD, sisanya dibangun oleh kerja sama pemerintah dan mekanisme pasar.

"Kita sedang menyiapkan pergub [peraturan gubernur]-nya untuk insentif bagi swasta membangun hunian DP 0 rupiah," kata Anies di gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (15/10).

Anies dan isteri saat meninjau rumah DP Rp0 di Klapa Village, Jakarta Timur, Sabtu (31/8).Anies dan isteri saat meninjau rumah DP Rp0 di Klapa Village, Jakarta Timur, Sabtu (31/8). (CNN Indonesia/Daniela)
Anies menjelaskan awalnya pemprov memang belum bisa mengundang pihak swasta untuk pembangunan itu lantaran belum ada bukti berjalannya program tersebut.

Dengan berjalannya program di Pondok Kelapa Jaya, Anies menyebut mengundang pihak swasta menjadi lebih mudah.

"Strategi ini yang kita lakukan. Jadi harapannya ke depan KPBU terkait perumahan DP 0 rupiah bisa kita dorong lebih jauh lagi," jelas dia.


Terkait dengan sindiran program rumah DP Rp 0 salah sasaran, Anies mengatakan hal itu tidak benar. Menurutnya program itu bisa didaftarkan oleh siapa saja. Namun hasilnya pasti hanya untuk orang yang memiliki kriteria tepat. Ia pun optimis pembangunan rumah tersebut akan mencapai target dan tepat sasaran.

"Kalau mendaftar saja ya silahkan, tapi tidak dapat, itu bagian dari screening karena itu insya Allah DP 0 rupiah ini tidak salah sasaran," kata Anies.

Terpisah, Ketua Dewan Syuro DPW PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan ada keterlambatan dalam pelaksanaan program rumah DP nol rupiah. Namun, ia berharap Anies bisa mengambil langkah untuk mengurangi kendala tersebut.

[Gambas:Video CNN]

"Misalnya di DP nol rupiah itu, saya melihat kurang cepat karena itu menjadi prioritas. Itu sudah jalan. Buktinya di Pondok Kelapa misalnya kan. Tapi harapannya itu masyarakat segera hasil lain. Kendala itu kan bukan hanya di Pak anies saja, namun hal-hal lain yang terkait," katanya.

(ani)