Dua Pendaki Asal Jambi Sepekan Hilang di Gunung Dempo

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 20:39 WIB
Dua Pendaki Asal Jambi Sepekan Hilang di Gunung Dempo Ilustrasi para pendaki gunung. (AP Photo/Jae C. Hong)
Palembang, CNN Indonesia -- Dua warga Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, dinyatakan hilang kontak saat mendaki Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan sejak Selasa (15/10). Keduanya yakni M Fikri Fadhilah (19) dan Jamhari (26).

Kepala Basarnas Kota Pagaralam Alfariz mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan dari keluarga korban pada Selasa (22/10), bahwa kedua pendaki tersebut hilang setelah pamit untuk mendaki ke Gunung Dempo. Kedua pendaki tersebut berangkat ke Pagaralam pada Minggu (13/10) dan terakhir kontak kepada keluarga pada Selasa (15/10).


Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya segera menerjunkan tim yang terdiri dari 18 personel untuk mencari keberadaan dua pendaki tersebut. Alfariz berujar, terdapat 2 jalur pendakian di Gunung Dempo yakni jalur Tugu Rimau dan jalur Kampung IV.


Terdapat pos registrasi di permulaan kedua jalur tersebut, namun kedua pendaki tersebut tidak terdaftar di pos manapun. Padahal semestinya setiap orang melakukan registrasi sebelum melakukan pendakian.

"Kita kesulitan mencari keberadaan mereka karena mengetahui lewat jalur mana mereka mendaki. Kita juga tidak tahu apakah mereka masih di puncak atau sudah turun," kata dia.


Pencarian dilanjutkan pada Rabu (23/10), hingga akhirnya personel pencarian menemukan jejak yang diduga merupakan barang milik kedua pendaki pada pukul 12.00. Barang-barang tersebut berupa pakaian, celana, celana dalam, serta sandal di tempat peristirahatan para pendaki yang terdapat diantara 2 puncak Gunung Dempo.

"Kami sudah ditunjukkan kepada orang tua kedua pendaki bahwa benar barang tersebut milik pendaki," ujar dia.

Saat ini pihaknya masih menerjunkan tim untuk melakukan pencarian dari jalur Tuju Rimau menuju puncak. Kendala yang dialami personel pencarian di lapangan yakni faktor cuaca yang rentan terjadi badai serta angin kencang di puncak gunung.

"Kami sudah menginstruksikan agar personel pencarian untuk selalu berhati-hati dan tetap waspada," kata dia.


[Gambas:Video CNN] (idz)