Tjahjo Sebut Kemenpan RB Akan Contohkan Pemangkasan Eselon

CNN Indonesia | Kamis, 31/10/2019 02:13 WIB
Tjahjo Sebut Kemenpan RB Akan Contohkan Pemangkasan Eselon Menpan RB Tjahjo Kumolo. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengaku ingin menjadi pelopor sekaligus contoh dari pemangkasan eselon di kementerian.

Ia mengatakan akan mulai memangkas eselon II dan III di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam bulan ini.
"Kalau kita mau meminta Kementerian dan Lembaga lain memangkas eselon, harus dimulai dari Kemenpan RB sebagai contoh," kata Tjahjo dalam konferensi pers yang diadakan di kantornya, Selasa (30/10).

Tjahjo menargetkan pemangkasan eselon di sejumlah Kementerian/Lembaga dapat dirampungkan paling lama dalam satu tahun. Ia pun bahkan mengatakan telah berjanji akan mundur dari jabatannya kepada Presiden Joko Widodo apabila tidak dapat menyelesaikan instruksi tersebut.

Pasalnya, politikus PDIP itu memiliki posisi strategis di Kabinet Indonesia Maju terkait visi Presiden dalam hal reformasi birokrasi tersebut.

[Gambas:Video CNN]

"Janji saya kalau sampai setengah tahun ini belum selesai, saya gagal. Saya mundur," kata dia.

Menurutnya, sesuai dengan visi presiden, pemangkasan eselon ini harus dilakukan agar pengambilan keputusan dalam kementerian/lembaga dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Ia berpendapat dalam periode lalu, seringkali pengambilan keputusan terbentur oleh struktur yang sangat hierarkis.

"Kemudian persoalan mendasar demokrasi kita adalah, struktur yang sangat hirarkis sehingga proses pengambilan keputusan itu menjadi sangat lambat. saya pengalaman di Kemendagri itu susah sekali," jelas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintahan di periode keduanya bakal menekankan pada penyederhanaan birokrasi. Caranya, dengan memangkas jumlah pejabat eselon di tiap kementerian, dari empat menjadi dua level saja.

Jokowi menilai prosedur birokrasi yang panjang harus dipotong. Dia ingin penyederhanaan birokrasi harus terus dilakukan besar-besaran.

"Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi 2 level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi dalam pidato usai resmi dilantik sebagai presiden terpilih di Gedung MPR/DPR, Minggu (20/10).

"Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan," ujarnya.




(mjo/arh)