Polda Jatim Buru Bos Muncikari Jaringan Prostitusi Artis

CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 16:01 WIB
Polda Jatim Buru Bos Muncikari Jaringan Prostitusi Artis Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. (CNN Indonesia/Farid Miftah)
Surabaya, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) masih mendalami kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan PA, finalis Putri Pariwisata. Terbaru, penyidik kini memburu muncikari lain berinisial D.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan D memiliki kaitan kuat dengan dua muncikari lain yang sebelumnya sudah berhasil ditangkap, yakni Soni Dewangga (S). D bahkan disebutkan memiliki peranan lebih besar.

"Ini akan berkembang, muncikari atas nama D ini adalah bosnya muncikari," kata Luki ditemui di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (4/11).


Lebih lanjut, kata Luki, D diburu lantaran ia disebut memiliki jaringan besar artis yang diduga bisa diorder untuk melayani jasa prostitusi online ke seluruh kota di Indonesia.
"Dia yang memegang data base seluruhnya, menurut pengakuan sangat besar sekali, yang mengorder talent artis di setiap kota. Ini lagi kita dalami," kata dia.

Namun, Luki mengaku belum mengetahui secara detail apa latar belakang muncikari D. Sementara ini informasi awal yang diterima pihaknya, D berprofesi sebagai manajer artis.

"Nanti kita ungkap semua," katanya.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan D diduga merupakan salah satu muncikari yang terlibat jaringan prostitusi online sebelumnya, yang sempat menyeret nama Vanessa Angel.

"Ada salah satu rangkaiannya yang dulu itu (terlibat kasus Vanessa Angel), inisial D, itu juga bagian dari manajemen," kata Gidion, saat dikonfirmasi.


Sebelumnya, Polda Jatim juga mengklaim menemukan dugaan 100 figur publik lain yang terlibat dalam jaringan prostitusi online di bawah kendali muncikari S.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan nama-nama itu didapatkan penyidiknya dari serangkaian pemeriksaan terhadap muncikari S, dan juga proses digital forensik.

"S sudah diperiksa dan menyebutkan beberapa talent yang dia punya. Kemudian, hasil pengecekan digital sementara apa yang kami sampaikan kemarin bahwa ada keterkaitan betul ada dari seratus talent," kata Luki, di Mapolda Jatim, Jumat (1/11).

Bahkan, dari 100 orang tersebut, 42 orang di antaranya merupakan nama lama yang sebelumnya masuk kasus prostitusi online kasus Vanessa Angel, dan kini berpindah ke jaringan S.

"Ada 42 talent yang beririsan, berarti terkait antara muncikari yang dulu (kasus Vanessa) dengan yang sekarang. Dan yang saya sampaikan ada hijrah itu betul. Pindah ke S," kata dia.

Lebih lanjut, soal temuan digital forensik, sejumlah data 100 talent tersebut juga dilengkapi dengan keterangan tinggi, berat, ukuran tubuh, hingga variasi tarif sekali kencan.

Luki mengatakan untuk mendalami hasil temuan tersebut, penyidik bakal memeriksa dua terduga orang talent yang terlibat yakni IS dan B.


[Gambas:Video CNN] (frd/pmg)