Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, nama-nama itu didapatkan penyidiknya dari serangkaian pemeriksaan terhadap muncikari S, dan juga proses forensik digital.
"S sudah diperiksa dan menyebutkan beberapa talent yang dia punya. Kemudian, hasil pengecekan digital sementara apa yang kami sampaikan kemarin bahwa ada keterkaitan betul ada dari seratus talent," kata Luki, di Mapolda Jatim, Jumat (1/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 42 talent yang beririsan, berarti terkait antara muncikari yang dulu (kasus Vanessa) dengan yang sekarang. Dan yang saya sampaikan ada hijrah itu betul. Pindah ke S," kata dia.
"Ada pengiriman konten spesifikasi tinggi badan, berat badan, ukuran, warna kulit, ada ukuran. Ini apakah masuk dalam konten pornografi, ini akan kami koordinasikan. Ada biaya dari Rp 16 juta sampai, Rp 30 bahkan ada yang Rp 100 juta," ujar Luki.
[Gambas:Video CNN]
Jenderal polisi bintang dua itu mengatakan untuk mendalami hasil temuan tersebut, penyidik bakal memeriksa dua terduga orang talent yang terlibat yakni IS dan B.
"Kami sudah perintahkan ke penyidik ada inisial IS dan B yang akan dalami lagi dan kami lakukan pemeriksaan," ucap Luki.
Senada, Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawa mengatakan dari 100 tersebut, 42 talent di antaranya adalah irisan dari jaringan muncikari Vanessa Angel, berinisial D.
"Beririsan. Interseksi, ya seperti itu. Talent-nya beda-beda. Dari 100 itu irisannya dan 42. Ini masih peran penyidikan. Nanti kita panggil dulu," ujar Gidion.