Gempa Ambon Tewaskan Warga, Rumah Hingga Masjid Rusak

CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 15:44 WIB
Gempa Ambon Tewaskan Warga, Rumah Hingga Masjid Rusak Ilustrasi gempa Ambon. (ANTARA FOTO/Izaak Mulyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa kembali mengguncang Ambon, Selasa (12/11) malam. Gempa berkekuatan magnitudo 5,1 itu membuat sejumlah bangunan rusak dan mengakibatkan satu orang tewas.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dampak gempa membuat kerusakan pada bangunan di beberapa titik. Dampak gempa itu berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku melaporkan per Rabu (13/11) ini.

"Dampak kerusakan dalam kategori rusak ringan yang telah diidentifikasi di lapangan, yakni Rumah Susun Waiheru di Kecamatan Baguala; gedung Maluku City Mall; dan Masjid di Gunung Malintang, Kecamatan Sirimau, kota Ambon," kata Agus dalam keterangan rilisnya, Rabu (13/11).


Di samping kerusakan bangunan, guncangan juga menyebabkan monumen patung Leo Leimena rusak. Monumen tersebut berlokasi di Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Agus menambahkan, BPBD Provinsi Maluku melaporkan satu orang meninggal dunia karena serangan jantung pasca gempa. Korban bernama Ibrahim Bugis yang tinggal di Tantui Kampung Jawa, Kota Ambon itu diduga mengalami serangan jantung setelah kaget dengan guncangan gempa.

Lebih jauh Agus menjelaskan bahwa gempa sempat menimbulkan kepanikan warga, khususnya mereka yang dirawat di RS GPM Ambon. Merespon kondisi tersebut, BPBD Kota Ambon berinisiasi untuk mendirikan tenda di sekitar rumah sakit.

Upaya lain, BPBD Provinsi Maluku terus melakukan koordinasi dengan tiga wilayah yang sebelumnya terdampak gempa, yaitu Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Seram Bagian Barat.

[Gambas:Video CNN] (osc/osc)