Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut pihaknya tidak menemukan bahan peledak ataupun bom rakitan saat melakukan penggeledahan tersebut.
Dedi menuturkan saat ini tim laboratorium forensik (labfor) Polri juga masih melakukan uji laboratorium terhadap bahan peledak yang digunakan oleh pelaku. Tujuannya, untuk mengetahui jenis bom yang digunakan oleh pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
"Dan juga sampel yang menjadi titik ledakan itu sedang didalami oleh labfor," ujar Dedi.
Diberitakan sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) pagi. Kepolisian menyebut ada enam korban luka akibat bom tersebut. Empat diantaranya adalah personel polisi, satu orang pegawai lepas, satu orang warga sipil. Tak ada korban jiwa selain RMN. (dis/arh)