PPP Gelar Mukernas, Bahas Muktamar dan Pilkada 2020

CNN Indonesia | Sabtu, 14/12/2019 17:52 WIB
PPP Gelar Mukernas, Bahas Muktamar dan Pilkada 2020 Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengatakan bahwa pihaknya turut mengundang Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Musyarawah Kerja Nasional (Mukernas) V. (CNN Indonesia/ Michael Josua Stefanus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP untuk membahas tentang persiapan Muktamar PPP serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua Komite Pelaksana Mukernas Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan Mukernas V PPP akan menentukan jadwal pelaksanaan Muktamar, apakah akan dipercepat ke 2020 atau tetap berlangsung sesuai jadwal yakni 2021.

"Mukernas ini salah satunya menentukan penjadwalan Muktamar, apakah jadi dipercepat atau sesuai jadwal, itu semua tergantung dari keputusan forum," kata Awiek di sela-sela Mukernas PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Sabtu (14/12).


Dia menerangkan sejumlah aspirasi telah disampaikan agar Muktamar PPP bisa diselenggarakan antara Januari atau Februari 2020. Menurutnya, aspirasi itu akan dibahas dan diambil keputusannya dalam Mukernas V ini.

"Bisa jadi Februari 2020, Januari 2020. Pokoknya di tahun 2020," ujarnya.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menyampaikan di tempat terpisah bahwa Mukernas V PPP akan membahas persiapan menghadapi penyelenggaraan Pilkada 2020, di mana terdapat 270 wilayah yang akan memilih kepala daerah baru.

Sebagai partai yang memiliki antara 180 hingga 190 kader di kursi DPRD, menurutnya, PPP akan menyusun strategi untuk menghadapi Pilkada 2020.

"Persiapan PPP dalam rangka Pilkada serentak 2020. Dari 270 pilkada itu, PPP punya kursi di sekitar 180 (atau) 190. Ini nanti kami bahas," ucap Arsul. (mts/fea)