Oleh karena itu penyidik gabungan TNi-Polri masih belum bisa memintai keterangan keduanya.
"Belum bisa diperiksa, masih dirawat di rumah sakit," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Selasa (17/12) malam seperti dilansir dari Antara.
Yusri menegaskan, proses penyidikan akan tetap berjalan sembari menunggu kedua korban pulih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Dua prajurit TNI yang terluka karena ledakan granat asap itu adalah Sersan Kepala Fajar dan Prajurit Kepala Gunawan. Luka yang diderita keduanya cukup serius sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono yang meninjau lokasi ledakan tak lama setelah peristiwa terjadi menyatakan ledakan itu disebabkan oleh granat asap.
Pihak Puslabfor saat ini sedang memeriksa serpihan sisa ledakan yang menjadi petunjuk utama untuk mengetahui pemicu ledakan yang melukai dua orang anggota TNI.
Lihat juga:Polisi Bentuk Satgas Ledakan Granat Monas |