"Fraksi NasDem menilai dalam kasus Jiwasraya, selain proses hukum yang dijalankan, namun harus ada proses politik sehingga kami meminta dibentuk Pansus agar persoalan tersebut terbuka," kata dia, di Jakarta, Selasa (31/12) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapapun yang terlibat harus diproses hukum. Saya tidak yakin karena kelalaian karena dalam lima tahun ini banyak mendapatkan penghargaan," ujarnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
"Pansus ini bisa mengungkap akar persoalan di Jiwasraya namun jangan buru-buru karena harus mengumpulkan berbagai data," katanya.
Terpisah, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan partainya mendukung pembentukan pansus Jiwasraya.
Menurut dia, Pansus Jiwasraya sudah layak dibentuk karena dalam kasus tersebut terdapat dugaan kerugian yang sangat besar, yakni Rp13,7 triliun, dan merugikan sekitar 5 juta nasabah.
Hidayat, yang juga Wakil Ketua MPR RI, mengatakan bahwa kasus Jiwasraya tak bisa hanya diungkap lewat proses hukum. Baginya, butuh dua pendekatan dalam menyelesaikannya karena kerugiannya sangat besar, yaitu pendekatan hukum dan politik melalui pembentukan pansus di DPR.
[Gambas:Video CNN]
"Kalau hanya melalui pendekatan hukum itu sisi-sisi yang lebih dalamnya tidak bisa diangkat karena mungkin hanya formalitas siapa salah. Mengapa bersalah? Tidak akan diungkap di sana," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah partai sudah lebih dulu menyampaikan secara lisan soal persetujuan terhadap wacana pembentukan pansus atau panitia kerja (panja) Jiwasraya. Yakni, PKB, Partai Demokrat, PDIP, Partai Golkar, dan PPP.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian