"Masih pendalaman, masih butuh alat bukti. Apabila sudah cukup sesuai definisi penyidikan, nanti tentu kita umumkan," tutur Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Gedung Bundar Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus, Jakarta Selatan, Selasa (7/1).
Ketika ditanya mengenai potensi tersangka dari sejumlah saksi yang sudah diperiksa, Hari pun enggan berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan pihaknya masih mendalami hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepala Divisi Keagenan PT Jiwasraya Handi Surya Adiguna dan Kepala Divisi Pemasaran PT Jiwasraya Ida Bagus Adinugraha," tutur Hari.
Kemarin, Kejagung juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi. Di antaranya Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Riswinandi sebagai petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai saksi ahli.
Kemudian komisaris PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro, mantan Agen Bancassurance PT Jiwasraya Getta Leonardo Arisanto, Kadiv Pertanggungan Perorangan dan Kumpulan PT Jiwasraya Budi Nugraha.
Sementara itu, menurut konfirmasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, 10 nama yang dicekal adalah sebagai berikut:
1. Heru Hidayat
2. Benny Tjokrosaputro
3. Asmawi Syam
4. Getta Leonardo Arisanto
5. Eldin Rizal Nasution
6. Muhammad Zamkhani
7. Djonny Wiguna
8. Hendrisman Rahim
9. Hary Prasetyo
10. De Yong Adrian (fey/asa)