Yasonna soal OTT KPK: PDIP Taat Hukum

CNN Indonesia | Kamis, 09/01/2020 18:25 WIB
Yasonna soal OTT KPK: PDIP Taat Hukum Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly mengaku belum tahu kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan turut menyeret politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Namun, Yasonna menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih itu akan taat terhadap proses hukum.

"Saya enggak tahu, tanya mereka saja. Ya kan. Kami (PDIP) ini taat hukum saja," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (9/1).


Yasonna yang juga politikus PDIP mengaku belum tahu kabar penyegelan ruang kerja Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto.

"Saya belum ada denger itu. saya sudah cek tadi," ujarnya.

Lebih lanjut, Yasonna mengatakan partainya bakal menyerahkan kepada proses hukum jika memang benar OTT terhadap Komisioner KPU ini menyeret politikus PDIP. Ia menyebut bahwa Indonesia adalah negara hukum.

"Kita (Indonesia) kan negara hukum, kita negara hukum," tuturnya.

Saat dikonfirmasi apakah dugaan suap dalam OTT Komisioner KPU yang disebut menyeret politikus PDI-P akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) esok, Yasonna menyatakan tidak akan.

"Enggak lah," kata Yasonna dari dalam mobil dinasnya.

Sebelumnya, tim penindakan KPK menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam operasi senyap kemarin. Penangkapan WS ini diduga terkait suap pergantian antar waktu (PAW) seorang politikus dari partai tertentu.
[Gambas:Video CNN]
Selain WS, KPK turut menangkap sejumlah orang lainnya. Saat delapan orang sedang diminta keterangannya di Gedung KPK. Tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam pecahan mata uang asing.

"Mengenai jumlah pastinya penyelidik masih menghitungnya dengan mengonfirmasi pihak-pihak terperiksa," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi.

Sementara Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat tak membantah kabar OTT Komisioner KPU terkait dengan PAW salah satu anggota DPR dari Fraksi PDI-P. Namun, Djarot mengaku belum mengetahui lebih rinci mengenai kabar politikus PDI-P yang diduga ikut terciduk.

"Informasinya seperti itu ya (terkait PAW anggota DPR dari Fraksi PDI-P)," kata Djarot (fra)