Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Lahat Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel Martialis Puspito mengatakan, sebelum kejadian warga Desa Kota Agung, Kececamatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim tersebut bersama anaknya, Dodi, mandi dan mencuci di pancuran yang terletak dekat dengan kebunnya.
Saat sedang berjalan pulang menuju pondoknya, Martam merasa seolah ada yang menahan langkahnya di bagian paha. Saat menoleh ke belakang, Martam terkejut yang menahannya tersebut seekor harimau. Martam mengaku sempat bertatapan dengan harimau tersebut hingga cengkeraman cakar harimau tersebut dilepaskan.
Seketika Martam pun berlari ke pondoknya yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi kejadian. Saat di pondok, Martam baru menyadari bahwa dirinya mengalami luka goresan akibat cakaran harimau tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya berujar, lokasi penyerangan harimau tersebut berada di wilayah penyangga Bukit Jambul Gunung Patah yang dikelola Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Semendo. Jarak dari lokasi kejadian ke batas hutan lindung terdekat sekitar 600 meter. Sementara setelah dicek, kebun milik korban berada di luar kawasan hutan lindung.
Sementara itu Kepala BKSDA Sumsel Genman Suhefti Hasibuan berujar, pihaknya sebelumnya sudah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada warga di desa tersebut. Karena di desa terdekat, seorang warga sudah tewas akibat serangan harimau saat sedang mandi di sungai.
[Gambas:Video CNN]
"Di desa itu sudah kami pasang enam kameran trap. Posisinya di di penyangga Hutan Lindung Bukit Jambul Gunung Patah," ujar dia.
Meskipun sudah diimbau untuk tidak beraktivitas di dekat hutan lindung, Genman heran masih ada saja warga yang belum menghiraukan imbauan dan sosialisasi tersebut. Padahal kearifan lokal yang ada di desa sekitar pun menganjurkan untuk tidak beraktivitas di hutan lindung dari petang hingga pagi hari.
"Sekarang korban itu sudah dievakuasi tim satgas bersama warga. Kondisinya hanya luka gores ringan dan tidak parah. Untuk kamera trap dan boks trap yang kita pasang juga belum ada hasil padahal sudah disediakan kambing sebagai umpan," ujar Genman.