Tanggul Kali Sekretaris Bocor, Ditambal Pakai Karung Pasir

CNN Indonesia | Sabtu, 18/01/2020 16:05 WIB
Tanggul Kali Sekretaris Bocor, Ditambal Pakai Karung Pasir Kebocoran di Kali Sekretaris sudah ditambal (CNNIndonesia/ Michael Joshua)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tanggul Kali Sekretaris yang sempat bocor sudah ditambal. Hal ini disampaikan Anies ketika melakukan pemantauan ke beberapa daerah di ibu kota usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta, Jumat (17/1) malam tadi.

Pantauan CNNIndonesia.com, salah satu lokasi yang dikunjungi Anies Baswedan adalah Tanggul Kali Sekretaris di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat yang sempat dilaporkan bocor.

"Sudah, sudah ditambal, sudah beres," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di sekitar wilayah itu, Sabtu (18/1).
"Masih memeriksa saja beberapa daerah lain," tambah dia.


Anies menjelaskan kalau sebelumnya tanggul yang menampung sungai itu bocor tidak terlalu besar. Namun, kebocoran itu menyebabkan air mengucur ke kali yang ada disebelahnya. 

"Sudah cuma begitu saja," jelas Anies sembari menunjukkan video kebocoran tanggul itu.

Kepala Seksi Perencana Sistem Pengendali Banjir Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Wira Yudha Bhakti mengatakan dinding turap Kali Sekretaris yang membelah kawasan Tanjung Duren dan Pasar Patra atau Greenville, bocor pada sela-sela kecil yang retak, sehingga airnya melimpas ke Kali Gendong di sebelahnya.
Bocor, Tanggul Kali Sekretaris Ditambal Pakai Karung PasirTambalan di tanggul Kali Sekretaris yang merembes ke sungai di sebelahnya sudah ditambal (CNNIndonesia/ Michael Joshua)

[Gambas:Video CNN]
Namun, menurut Wira kebocoran itu menurutnya segera ditangani menggunakan beberapa karung putih yang diisi pasir sebagai tambalan. Beberapa karung putih ditumpuk di bagian atas dan samping yang memisahkan aliran dua sungai tersebut. Pengecoran menggunakan semen baru akan dilakukan setelah banjir surut.

Sampai sekitar pukul 15.00 WIB, volume air di Kali Sekretaris masih tinggi. Namun, tidak ada luapan dari Kali tersebut yang menimbulkan genangan disekitar jalan raya tersebut.

Sejumlah petugas dari Dinas Sumber Daya Air terlihat berjaga disekitar kali tersebut. Terparkir juga beberapa kendaraan penyedot air disekitar lokasi.

Tanggul itu bocor saat debit air melimpah akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (17/1) malam hingga Sabtu dini hari. Limpahan air menggenangi kawasan itu. 

Wira menyebut masyarakat tidak perlu khawatir karena aliran air dapat dikendalikan sehingga tidak menggenangi kawasan Tanjung Duren.

Hal itu karena arah aliran air bocor tersebut akan memasuki Kali Gendong dan akan menuju ke Waduk Tomang Barat. (mjo/eks)