Pantauan CNNIndonesia.com, aparat kepolisian tampak mengatur lalu lintas di sekitar lokasi. Kendaraan roda empat maupun roda dua dapat melintas kembali. Di sepanjang jalan terlihat sampah plastik, seperti jas hujan, botol air mineral berserakan. Petugas kebersihan yang berada di lokasi pun segera membersihkan sampah.
Massa bubar usai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dan beberapa perwakilan buruh melakukan pertemuan dengan anggota DPR RI. Setelah melakukan pertemuan, Said Iqbal kembali mendatangi massa buruh dan melakukan orasi di mobil komando.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demo buruh menolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di depan Gedung DPR RI, Jakarta. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti) |
Said menyebut enam isu dalam RUU Omnibus Law yang dikhawatirkan merugikan buruh. Pertama, dalam praktiknya, aturan itu akan menghilangkan upah minimum bagi buruh.
"Pengenalan upah per jam akan mengakibatkan upah minimum bakal terdegredasi bahkan hilang. Buruh akan dihitung per jam dalam jam kerjanya. Kalau dia bekerja dalam satu bukan hanya 2 minggu, maka dapat dipastikan upahnya hanya sepertiga atau paling tinggi setengah dari nilai upah minimum yang berlaku di satu daerah tertentu," kata Said.
Selanjutnya, ia mengkhawatirkan RUU ini akan berdampak pada hilangnya pesangon, membebaskan buruh kontrak serta alih daya (outsourcing), mempermudah masuknya tenaga kerja asing, menghilangkan jaminan sosial, dan menghilangkan sanksi pidana bagi pengusaha.
[Gambas:Video CNN] (yoa/pmg)
Demo buruh menolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di depan Gedung DPR RI, Jakarta. (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)