Yasonna pun diprotes. Dalam aksi unjuk rasa Rabu (22/1), puluhan warga Tanjung Priok menuntut politikus PDI Perjuangan itu minta maaf.
Herman menyebut Yasonna selaku Menkumham merupakan tak bisa dilepaskan dari statusnya seorang politikus. Sehingga Yasonna perlu berhati-hati dalam bicara di muka umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu ada salah persepsi. Ada pihak yang merasa tersingggung karena mengutip sepotong saja omongan Menkumham, tidak mengutip konteks secara keseluruhan," ujar Herman.
[Gambas:Video CNN]
Lebih dari itu, Herman yang juga politikus PDIP itu menambahkan, agar semua pihak saling memaafkan dalam menyikapi pernyataan kolega separtainya tersebut.
"Pernyataan saya sama sekali tidak dimaksudkan untuk menyinggung perasaan saudara-saudara di Tanjung Priok. Bahwa kemudian ternyata itu berkembang luas dengan penafsiran berbeda di media massa dan publik luas, sehingga saudara-saudara merasa tersinggung, maka saya menyampaikan permohonan maaf," kata Yasonna saat jumpa pers di Gedung Ditjen Imigrasi, Rabu (22/1)
"Akan tetapi sekali lagi ingin saya sampaikan, saya sedikitpun tidak punya maksud untuk itu. Kalaupun itu menunjuk pada tempat, itu tidak dimaksudkan, not intended," lanjut dia.
Ia menambahkan akan mencari waktu yang pas untuk bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat yang berada di Tanjung Priok. (mts/osc)