Semula seperti dilansir dari Antara, ibu korban menyebut anaknya mendapat ular weling dari orang tak dikenal. Namun Pelaksana tugas (Plt) Camat Ujung Berung Didin Dikayuana membantahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Andi menangkap ular tersebut, kemudian dipelihara dengan cara disimpan di dalam akuarium kering. Andi disebutkan memelihara ular itu, karena tergiur ucapan temannya bakal laku dijual Rp500 ribu.
"Temannya yang lain bilang kalau ular weling itu suka gigit. Tapi anak itu bilangnya bisa ular sudah dibuang," sambung Didin.
Tak lama setelah dipamerkan ke teman-temannya, ular tersebut menggigit jari jari tangan Adi. Setelah tergigit ular, Adi pulang ke rumah sekitar pukul 11.00 WIB.
Namun keadaan rumah sedang kosong. Orang tua Andi kala itu sedang mengikuti kegiatan rapat di kantor kelurahan.
"Kemudian ibunya pulang setelah ikut rapat itu. Setelah dilihat luka di tangan anaknya diberi air hangat yang berisi garam," kata Didin.
[Gambas:Video CNN]
Tak lama kemudian, Andi semakin kesakitan. Kondisi Andi semakin mengenaskan saat itu hingga tak sadarkan diri.
Orang tua Andi, Diah (38) sempat melarikan anaknya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bandung. Namun nyawa bocah malang itu tak tertolong.