Prostitusi Anak di Kalibata City, Korban Alami Penyiksaan

CNN Indonesia | Rabu, 29/01/2020 01:11 WIB
Prostitusi anak di Kalibata City terungkap berawal dari laporan orang hilang yang diterima Polres Metro Depok, 22 Januari lalu. Ilustrasi. (Istockphoto/ Motortion)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Metro Jakarta Selatan membongkar praktik prostitusi anak yang berlangsung di Apartemen Kalibata City, Jakarta, tepatnya di tower Jasmine.

Empat pelaku sudah diringkus dalam kasus ini yakni NA, MTG alias Ferdi, AS dan JF, namun polisi belum menjelaskan peran keempatnya.

"Iya betul, ada praktik prostitusi di lokasi tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama saat dikonfirmasi, Selasa (28/1).


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Irwan Santosa mengungkapkan terbongkarnya praktik prostitusi bermula dari laporan orang hilang diterima Polres Metro Depok pada 22 Januari lalu.

Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa korban berada di Lantai 10, kamar nomor 10 AV Apartemen Kalibata City.

Menurut Irwan ada tiga orang yang menjadi korban dalam kasus prostitusi tersebut. Yakni JO, AS, dan NA.

"Praktik prostitusi dengan menggunakan aplikasi Michat dengan korban anak," ucap Irwan.

[Gambas:Video CNN]
Irwan mengungkapkan para pelaku juga melakukan aksi penganiayaan terhadap para korban. 

"Korban disundut rokok, ditampar, digigit, ditonjok hidung, ditendang kaki, didorong dengan lutut dengan posisi tangan diikat," tuturnya.

Lebih lanjut, disampaikan Iwan, keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengusut kasus tersebut. Termasuk, untuk mengungkap motif para pelaku. (dis/wis)