Warga Maluku Sulap Bekas Tempat Pengungsi jadi Lokasi Wisata

CNN Indonesia | Sabtu, 01/02/2020 19:44 WIB
Warga Maluku Sulap Bekas Tempat Pengungsi jadi Lokasi Wisata Warga desa mengubah bekas tempat tinggal sementara karena gempa menjadi Wisata Puncak Selumena. (Foto: CNN Indonesia/Said)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Desa Kamal, Kairatu Barat, Seram Bagian Barat, Maluku menyulap bekas tempat tinggal pengungsi korban gempa yang mengguncang Maluku pada 26 September 2019 lalu, menjadi tempat rekreasi.

Nama tempat rekreasi itu adalah Wisata Puncak Selumena.

"Dulu hutan belukar, ditempati warga korban gempa yang mendiami pesisir pantai Kairatu Barat, sebagian besar warga Kairatu mengungsi di sini," kata Jho, pengelola wisata, Sabtu (1/2) sore.



Jho mengatakan lokasi itu berawal dari keinginan warga untuk menghilangkan trauma gempa penduduk Kairatu Barat. "Berkat tangan kreatif pemuda yang mengubah semak belukar ini menjadi tempat wisata sebagai lokasi trauma healing bagi warga," ucap Jho.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, warga sendiri dapat melihat keindahan pantai, pepohonan serta matahari terbenam.

[Gambas:Video CNN]


Spot Foto

Sandi Hehanusa salah satu tim kreatif taman Wisata Puncak Selumena mengatakan, lokasi taman itu setiap hari ramai dikunjungi. Bahkan bukan hanya penduduk setempat saja namun penduduk luar kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) seperti Kota Ambon dan Maluku Tengah.

"Banyak pengunjung yang datang meminta agar spot foto labih diperbanyak," ujar Sandi.

Sandi menjelaskan, untuk tiket masuk Wisata Puncak Selumena para pengujung harus membayar Rp3.000 per orang, sementara tempat parkiran mobil dan motor gratis.


Wirnawati (24) salah satu pengunjung, mengaku senang berada ditempat Wisata Puncak Selumena. "Dulu stres waktu menempati tenda pengungsian saat gempa, namun sekarang segala beban pikiran tercurahkan di sini," katanya. (sai/asa)