Bayi Gizi Buruk di Ambon Meninggal, Diduga Akibat Tumor

CNN Indonesia | Selasa, 04/02/2020 16:48 WIB
Bayi Gizi Buruk di Ambon Meninggal, Diduga Akibat Tumor Balita gizi buruk di Ambon meninggal dunia. (CNN Indonesia/Said)
Ambon, CNN Indonesia -- Seorang bayi berusia 8 bulan di Ambon, Maluku, yang sempat dirawat di RSUD Haulusy Ambon dinyatakan meninggal dunia. Penyebab kematian disebut karena tumor dan penanganan medis yang terlambat.

"Iya, benar Elena, balita 8 bulan [yang menderita] gizi buruk, meninggal pada Selasa (4/2) pukul 6 pagi," ujar Dokter Anak RSUD Haulusy, Sri Wahyuni Djoko, saat dikonfirmasi, Selasa (4/2).

Ia mengatakan Elena sempat dirawat di RSUD Haulusy selama satu minggu lebih. Biaya pengobatan menurut Wahyuni  ditanggung RS.


Awalnya, Elena dirawat di RSUD Haulusy dengan indikasi gizi buruk. Pihak RS pun berfokus memperbaiki gizi Elena. Status gizinya kemudian mulai meningkat, lingkar perut pun mulai menurun dan ada penambahan berat badan.

"Dari hasil USG ada tumor di perut Elena, tetapi RS masih bingung apakah tumor ginjal atau tumor kista ovarium, sebab hasil USG belum jelas untuk melihat gambaran ginjal," kata Wahyuni.

[Gambas:Video CNN]
Rencana, kata Wahyuni, Elena akan dirujuk untuk pengobatan lanjutan. Namun, pada saat perawatan kondisi pasien menurun.

"Jadi kemungkinan kematian Elena disebabkan faktor desakan tumor ke atas menekan pusat pernapasan,"ucap Wahyuni

Sang balita mengalami sesak napas sejak Senin (3/2) malam hingga Selasa (4/2) pukul 04.00 WIT. Pihak RS sudah melakukan upaya penanganan dengan memberikan bantuan resutitasi (bantuan pernapasan secara manual). Namun tak banyak membantu.

"Jadi tumor besar Elena bayi 8 bulan Gizi Buruk tersebut, seharusnya diangkat pada usia 2 bulan pada saat terdeteksi. Ternyata terlambat ditangani karena keluarga yang datang juga terlambat," kata Wahyuni.

Jenazah Elena kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Waitatiri, Salahutu, Maluku Tengah untuk dimakamkan.

(sai/arh)