Polisi Selidiki Kebenaran Teror di Rumah Ketum PA 212

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 11:42 WIB
Polisi Selidiki Kebenaran Teror di Rumah Ketum PA 212 Ketum PA 212 Slameet Maarif melapor ke polisi terkait dugaan teror pelemparan batu di rumahnya. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian tengah menyelidiki dugaan pelemparan batu oleh orang tak dikenal di rumah Ketua Umum PA 212,  Slamet Maarif di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Penyelidikan dilakukan atas dasar laporan Slamet sendiri.

"Sedang dalam penyelidikan kebenarannya," kata Kapolsek Cimanggis Kompol Effendy saat dikonfirmasi, Selasa (18/2).

Effendy masih enggan menjelaskan lebih lanjut soal pelemparan batu tersebut. Ia juga tak menjelaskan apakah sudah ada saksi yang diperiksa terkait insiden tersebut.


Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengaku mendapat teror pelemparan batu dua kali. Pertama, dua batu berukuran cukup besar dilempar ke rumahnya dan menyebabkan kaca jendela rumah pecah.

Dari keterangan tetangga, pelaku diduga berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor putih.

[Gambas:Video CNN]
Tak berapa lama berselang, teror kedua terjadi ketika Slamet salat subuh berjamaah di masjid dekat rumah. Batu yang dilempar mengenai pintu masjid.

Slamet menduga aksi teror itu berkaitan dengan rencana aksi 212 'Berantas Korupsi' yang bakal digelar pada Jumat (21/2). Aksi itu rencananya bakal dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Menduga ini terkait dengan rencana aksi 212 berantas korupsi," ucap Slamet. (dis/osc)